Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

Sebagai pengamat perkembangan industri keuangan digital di CoinMagnetic, kami mencatat momen penting ketika Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti baru-baru ini mengenang perjalanan awal QRIS yang penuh tantangan. Pada masa perintisan, sistem pembayaran kode QR nasional ini sempat menghadapi berbagai penolakan dari pihak perbankan sebelum akhirnya diterima secara luas oleh masyarakat.
Kisah sukses ini sangat penting karena menunjukkan transformasi besar dalam lanskap sistem pembayaran di Indonesia. Dari keraguan awal para pelaku industri konvensional, QRIS kini telah menjadi pilar utama dalam strategi digitalisasi nasional yang diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan.
Dalam perkembangan terbarunya, pencapaian jumlah pengguna yang telah menyentuh angka 67 juta memberikan dampak positif yang signifikan terhadap ekosistem kripto dan keuangan digital secara keseluruhan. Kemudahan transaksi yang ditawarkan QRIS, termasuk dukungan untuk transaksi lintas negara, mempercepat adopsi teknologi finansial dan meningkatkan literasi digital masyarakat secara masif.
Ke depan, kami memperkirakan adopsi QRIS akan terus meluas seiring dengan inovasi fitur lintas batas yang sedang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Pertumbuhan basis pengguna ini diproyeksikan akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat inovasi pembayaran digital terkemuka di kawasan Asia Tenggara.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Bank Indonesia dan ASPI resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia

IHSG melesat 1,04 persen ke level 6.093,76 didorong BBRI dan AMMN

QRIS lintas negara ekspansi ke Timor Leste dengan rencana perluasan lanjutan

Pendapatan Bank Bergantung pada IPO Anthropic saat Keuntungan SpaceX Mulai Luntur

Insentif BI Rp118 T Mengalir ke Perumahan, Ini Dampaknya
