Brian Armstrong optimis BTC capai US$400.000 meski turun 5,4%

CEO Coinbase, Brian Armstrong, menyampaikan pandangannya yang optimis mengenai masa depan Bitcoin (BTC), dengan proyeksi harga mencapai US$400.000 pada tahun 2030. Prediksi tersebut muncul di tengah kondisi pasar yang tidak stabil, di mana Bitcoin mengalami penurunan sebesar 5,4% dalam tujuh hari terakhir. Saat ini, harga BTC berada di sekitar US$76.930, yang berarti diperlukan reli sebesar sekitar 420% untuk mencapai target ambisius tersebut.
Pentingnya pernyataan Armstrong terletak pada keyakinannya bahwa Bitcoin akan terus berkembang meskipun ada fluktuasi harga jangka pendek. Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin telah terbukti menjadi aset yang tahan banting, dengan nilai yang meningkat secara signifikan dibandingkan dengan awal tahun 2020. Meskipun saat ini berada 39% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Oktober 2025, proyeksi jangka panjang ini memberikan harapan bagi para investor dan penggemar kripto.
Dampak pasar dari penurunan terbaru ini cukup signifikan, dengan banyak investor yang mungkin merasa khawatir dengan volatilitas yang sedang terjadi. Penurunan 5,4% dalam seminggu terakhir menunjukkan bahwa pasar masih rentan terhadap perubahan sentimen. Namun, pandangan optimis dari pemimpin industri seperti Armstrong dapat membantu menumbuhkan kepercayaan di kalangan investor.
Ke depan, para analis dan investor akan terus memantau perkembangan pasar dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin. Dengan adopsi yang semakin meningkat dan institusi yang mulai berinvestasi dalam aset kripto, banyak yang percaya bahwa BTC masih memiliki potensi untuk mencapai tingkat harga yang lebih tinggi di masa depan. Proyeksi harga dari Armstrong mungkin menjadi pendorong bagi para investor untuk tetap berinvestasi dalam Bitcoin, terlepas dari fluktuasi jangka pendek.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

IHSG jatuh 1,49% pada 11 September 2026, dipicu melemahnya seluruh sektor

Bunga Obligasi AS melonjak tajam, ancaman Bond Vigilante bagi Trump?

Pembiayaan Berkelanjutan BRI Tembus Rp842,1 T, Terbesar Kredit Mikro

Investor tuntut bukti kapasitas AI, saham IREN anjlok 3,3%

IHSG jatuh 1,82% akibat lonjakan harga minyak dan yield US Treasury
