Calon Gubernur BI Mau Lanjutkan Ekspansi QRIS, Ungkap Nasib Uang Tunai

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan ekspansi sistem pembayaran digital, khususnya melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Dalam pernyataannya, Destry menekankan pentingnya digitalisasi dalam sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas bagi masyarakat. Ia percaya bahwa dengan memperluas penggunaan QRIS, lebih banyak transaksi akan dilakukan secara digital, mengurangi ketergantungan pada uang tunai.
Pentingnya langkah ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke pembayaran digital, ekspansi QRIS diharapkan dapat memfasilitasi transaksi yang lebih cepat dan aman. Selain itu, digitalisasi pembayaran juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan, di mana lebih banyak individu dan usaha kecil dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah. Latar belakang dari inisiatif ini adalah meningkatnya adopsi teknologi di masyarakat dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dari sisi pasar, langkah ini berpotensi membawa dampak signifikan pada ekosistem keuangan digital di Indonesia. Dengan semakin gencarnya promosi dan adopsi QRIS, kami dapat melihat peningkatan dalam penggunaan aplikasi pembayaran digital serta penurunan penggunaan uang tunai. Hal ini juga dapat memicu pertumbuhan bagi perusahaan fintech yang beroperasi di sektor ini, mengingat semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara digital.
Ke depan, prospek untuk sistem pembayaran digital di Indonesia terlihat sangat menjanjikan. Destry Damayanti berencana untuk memperkenalkan inovasi baru dalam sistem pembayaran yang dapat menarik lebih banyak pengguna. Kami berharap bahwa dengan dukungan dari BI, inisiatif ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk pertumbuhan ekonomi digital. Selain itu, masyarakat diharapkan semakin terbiasa dengan penggunaan uang digital, yang pada gilirannya dapat mengurangi transaksi uang tunai secara bertahap.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Agustus 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Destry Damayanti ungkap rumus 3I dan 1S untuk pimpin BI

IHSG tutup melemah di zona merah, parkir di level 6.496

Inisiatif konversi CO2 menjadi aset bernilai tinggi dorong net zero emisi 2060

Destry Damayanti sebut tantangan kurs rupiah mencapai Rp16.500/US$

Hotel berusaha tingkatkan okupansi di tengah ketidakpastian 2026
