Bitcoin turun 4,10% di bulan Oktober namun empat sinyal bullish masih bertahan

Sebagai pengamat pasar kripto di CoinMagnetic, kami mencatat bahwa Bitcoin (BTC) tengah bersiap menghadapi potensi penutupan bulanan yang negatif untuk bulan Oktober. Sejak awal bulan ini, harga aset kripto utama tersebut telah mengalami penurunan sebesar 4,10%, mengindikasikan kemungkinan terjadinya pelemahan dua bulan berturut-turut.
Meskipun kinerja harga menunjukkan tren koreksi, kami melihat ada konteks penting yang perlu diperhatikan di balik angka tersebut. Berbagai analis dan lembaga riset terus memantau dinamika pasar untuk mencari titik balik dari tren turun yang sedang berlangsung, mengingat sejarah pergerakan harga Bitcoin sering kali diwarnai oleh volatilitas jangka pendek sebelum melanjutkan tren utamanya.
Dari perspektif dampak pasar, situasi ini memicu perdebatan di kalangan investor mengenai arah selanjutnya dari aset digital ini. Lembaga seperti Galaxy dan Santiment mengidentifikasi adanya indikasi awal pembentukan dasar atau bottom di pasar, sementara data dari Glassnode menunjukkan bahwa aktivitas dari pembeli baru mulai mereda belakangan ini, mencerminkan fase konsolidasi.
Ke depan, kami menyarankan para pelaku pasar untuk tetap mencermati perkembangan dari empat sinyal utama yang masih bertahan, yang mencakup aspek pergerakan harga, posisi pasar, metrik data on-chain, dan faktor makroekonomi. Kombinasi indikator-indikator ini akan menjadi penentu utama apakah Bitcoin mampu keluar dari tekanan jual dan membalikkan keadaan dalam waktu dekat.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Luhut minta evaluasi tegas tanpa konflik terkait ekspor gas ke Singapura

Rupiah Akhiri Perdagangan di Zona Merah, Dolar AS Parkir di Rp18.145

Ansem sebut saham AI picu blow-off top yang tekan bitcoin dan eth

Yardeni Sebut Gelembung AI Mulai Kempes, Bukan Meledak, saat Pasar Obligasi Mulai Ikut Andil

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi Meninggal Dunia
