Bitcoin ungguli S&P 500 tetapi gagal bertahan di atas US$85.000

Dalam beberapa pekan terakhir, kami melihat pergerakan menarik di mana Bitcoin berhasil mengungguli S&P 500. Kinerja yang kuat ini menunjukkan daya tarik aset kripto di tengah ketidakpastian pasar tradisional, memicu optimisme baru di kalangan investor yang memantau korelasi antara pasar aset digital dan ekuitas global.
Meskipun menunjukkan keunggulan atas indeks saham utama tersebut, harga Bitcoin tetap gagal bertahan di atas US$85.000. Tekanan jual yang persisten bahkan membuat aset kripto ini kesulitan untuk sekadar mempertahankan posisinya di atas level US$80.000, memunculkan tanda tanya besar di pasar.
Data on-chain dari CoinMagnetic dan sumber pasar lainnya mengungkap bahwa fenomena ini dipicu oleh setidaknya 12 faktor yang membebani laju harga. Mulai dari menurunnya permintaan terhadap ETF Bitcoin hingga pelepasan pasokan dalam jumlah besar dari para holder jangka panjang, pasar menghadapi tekanan suplai yang signifikan.
Para analis di tim kami menilai bahwa kombinasi faktor-faktor ini menciptakan hambatan serius bagi momentum kenaikan dalam jangka pendek. Pasar kini berada dalam fase konsolidasi yang menuntut kehati-hatian ekstra dari para pelaku pasar.
Kedepan, kami memperkirakan pergerakan Bitcoin akan sangat bergantung pada pemulihan arus masuk dana institusional melalui ETF dan bagaimana pasar menyerap tekanan jual dari holder lama. Kemampuan harga untuk merebut kembali level kunci akan menjadi penentu arah tren berikutnya.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Terbesar di Asia Tenggara, OJK: Ritel Bisa Jadi Benteng Hadapi Gejolak

Bitcoin Bull Alami Kerugian Terbesar di Hari Likuidasi Kripto US$1,49 Miliar

Video: Nasib Komoditas Utama di Tengah Gejolak Global

Pemilik NYSE bawa Hyperliquid ke Amerika Serikat dan menarik perhatian para elite

Denda Rp 2,1 triliun terkait DSSA, BREN, dan CUAN telah dilunasi OJK catat
