Langsung ke konten
RegulasiTurun

BI: Uang Primer (M0) Tumbuh 14,3% April 2026, Capai Rp2.232,2 T

Sumber: CNBC Indonesia
BI: Uang Primer (M0) Tumbuh 14,3% April 2026, Capai Rp2.232,2 T

Bank Indonesia (BI) baru saja mengumumkan bahwa uang primer (M0) di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan pada April 2026, mencapai angka Rp2.232,2 triliun. Pertumbuhan ini tercatat sebesar 14,3% secara year on year (yoy). Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan periode sebelumnya, mencerminkan pergerakan positif dalam likuiditas ekonomi Indonesia.

Pentingnya laporan ini tidak bisa diremehkan, mengingat uang primer (M0) merupakan indikator utama dari jumlah uang yang beredar di dalam perekonomian. Uang primer mencakup semua uang tunai yang beredar di masyarakat, ditambah simpanan bank di bank sentral. Pertumbuhan yang tinggi ini memberikan sinyal bahwa aktivitas ekonomi di Indonesia sedang mengalami peningkatan, sekaligus memperlihatkan kepercayaan masyarakat terhadap perekonomian yang lebih baik setelah masa-masa sulit sebelumnya. Keputusan BI dalam mengelola kebijakan moneter juga berperan dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Dari sisi pasar, pertumbuhan uang primer ini bisa berimplikasi pada berbagai sektor, termasuk pasar keuangan dan pasar cryptocurrency. Dengan meningkatnya likuiditas, investor mungkin akan lebih berani untuk berinvestasi, termasuk di aset-aset kripto. Hal ini dapat mendorong kenaikan permintaan untuk cryptocurrency, yang pada gilirannya bisa meningkatkan harga dan volume perdagangan di pasar kripto. Namun, perlu diingat bahwa pertumbuhan uang yang cepat juga dapat membawa risiko inflasi yang lebih tinggi, sehingga pengelolaan yang hati-hati oleh BI sangat diperlukan untuk mencegah dampak negatif di masa depan.

Melihat ke depan, kami berharap pertumbuhan uang primer ini akan terus berlanjut, asalkan didukung oleh kebijakan yang tepat dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. BI juga diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan likuiditas dan pengendalian inflasi untuk memastikan perekonomian Indonesia tetap stabil. Selain itu, perhatian terhadap perkembangan situasi global dan dampaknya terhadap perekonomian domestik juga akan sangat penting. Dengan berbagai langkah strategis, Indonesia bisa memperkuat posisinya di pasar global dan menarik lebih banyak investasi, termasuk di sektor teknologi dan cryptocurrency.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Mei 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait