BI Catat Uang Primer Rp2.281 Triliun, Tumbuh 16,3% pada Agustus

Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa Uang Primer (M0 Adjusted) mencapai Rp2.281 triliun pada Agustus 2026, mengalami pertumbuhan sebesar 16,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan giro bank umum yang signifikan serta peningkatan jumlah uang kartal yang beredar di masyarakat. Data ini menunjukkan adanya pergerakan yang positif dalam perekonomian, terutama dalam konteks likuiditas yang tersedia di pasar.
Pentingnya pertumbuhan Uang Primer ini tidak bisa diabaikan, karena merupakan indikator dari kesehatan ekonomi suatu negara. Ketika Uang Primer meningkat, biasanya hal ini mencerminkan bahwa lebih banyak uang yang beredar di masyarakat, yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, pertumbuhan yang terlalu cepat juga dapat menimbulkan inflasi jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa.
Dari segi dampak pasar, peningkatan Uang Primer ini berpotensi mempengaruhi berbagai sektor, termasuk pasar keuangan dan investasi. Likuiditas yang lebih tinggi bisa mendorong lebih banyak investasi dan konsumsi, yang pada gilirannya dapat memengaruhi harga aset, termasuk aset kripto. Para investor di sektor kripto mungkin merasakan dampak dari peningkatan likuiditas ini dalam bentuk peningkatan minat atau aliran dana ke dalam aset digital.
Ke depan, prospek pertumbuhan Uang Primer ini akan sangat bergantung pada kebijakan moneter yang diambil oleh Bank Indonesia serta respons pasar terhadap kondisi ekonomi global. Jika pertumbuhan ekonomi terus berlanjut dan inflasi terjaga, Uang Primer kemungkinan akan tetap tumbuh. Namun, jika terjadi ketidakpastian ekonomi atau tekanan inflasi yang meningkat, BI mungkin perlu menyesuaikan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas.
Secara keseluruhan, pertumbuhan Uang Primer yang signifikan ini mencerminkan optimisme di pasar domestik, tetapi juga menuntut perhatian untuk memastikan bahwa pertumbuhan ini berkelanjutan dan tidak mengarah pada masalah ekonomi di masa depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Cadangan devisa Indonesia naik menjadi US$146,5 miliar setelah pinjaman baru

Bursa Asia menguat di tengah ketegangan AS-Iran dan dampaknya

Jensen Huang klaim AGI sudah ada, menjual mesin untuk pengembangannya

Kalshi Bayar Pemenang yang Salah US$18,6 Juta sebelum Reli Keajaiban Michigan

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per September 2026
