Langsung ke konten
PasarNetral

Investor asing lepas Rp1,84 triliun saham saat IHSG turun 0,33%

Sumber: CNBC Indonesia
Investor asing lepas Rp1,84 triliun saham saat IHSG turun 0,33%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada posisi 6.441,16 dengan penurunan sebesar 0,33% pada hari Jumat, 18 September 2026. Penurunan ini mencerminkan ketidakpastian di pasar saham, di mana investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1,84 triliun. Penjualan ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan dari pihak asing, yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor baik domestik maupun global.

Pentingnya pergerakan ini tidak bisa diabaikan, mengingat investor asing memiliki peran yang cukup besar dalam likuiditas pasar saham Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, ada kekhawatiran terkait perekonomian global yang berimbas pada keputusan investasi. Banyak analis melihat bahwa penjualan tersebut bisa jadi merupakan respons terhadap situasi ekonomi yang tidak menentu, termasuk inflasi yang tinggi dan kebijakan moneter yang ketat di negara-negara maju.

Dampak dari aksi jual ini cukup signifikan terhadap pasar saham domestik. Dengan IHSG yang mengalami penurunan, banyak investor lokal yang mungkin merasa tertekan dan mempertimbangkan untuk mengambil langkah serupa. Ini berpotensi memicu penurunan lebih lanjut dalam indeks dan menciptakan suasana ketidakpastian di kalangan investor.

Untuk prospek ke depan, banyak pihak berharap bahwa pasar akan segera pulih, terutama jika ada tanda-tanda stabilitas dari ekonomi global. Namun, investor juga perlu waspada terhadap kemungkinan aksi jual lebih lanjut dari investor asing. Jika sentimen negatif berlanjut, ada kemungkinan IHSG akan terus bergerak di zona merah, sehingga penting bagi investor untuk memantau perkembangan pasar dengan cermat.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: September 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait