Langsung ke konten
PasarNetral

IHSG anjlok ke 4.900 seiring aksi lepas saham blue chip oleh investor asing

Sumber: CNBC Indonesia
IHSG anjlok ke 4.900 seiring aksi lepas saham blue chip oleh investor asing

Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan berat pada perdagangan 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok ke level 4.900, mencatatkan penurunan tajam sebesar 3,64% dalam satu sesi perdagangan akibat gelombang aksi jual yang masif.

Tekanan utama pada sesi tersebut datang dari para investor asing yang terus melanjutkan aksi jual bersih atau net sell berukuran jumbo. Tercatat, investor asing melepas kepemilikan saham senilai total Rp1,72 triliun, yang menjadi pemicu utama kejatuhan indeks secara signifikan.

Dalam dinamika pasar ini, saham-saham lapis utama atau blue chip menjadi sasaran utama tekanan jual. Dua bank raksasa berkapitalisasi pasar besar, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI dan PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA, menjadi emiten yang paling parah tertekan oleh aksi ambil untung dan pelepasan aset tersebut.

Fenomena keluarnya dana asing dari pasar saham domestik ini tentu memberikan efek domino terhadap sentimen investor secara keseluruhan di bursa. Ketergantungan pada aliran modal asing membuat pasar domestik sangat rentan terhadap perubahan arah portofolio global.

Ke depan, kami melihat bahwa pemulihan IHSG akan sangat bergantung pada kemampuan pasar dalam menyerap tekanan jual lanjutan dan meredakan kepanikan investor. Pelaku pasar kini memantau ketat kebijakan makroekonomi domestik dan sentimen global yang dapat memengaruhi keputusan investor asing di bursa saham Indonesia.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait