Asing Keluar Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

Pasar keuangan domestik mengalami tekanan berat pada sesi pertama perdagangan, ditandai dengan koreksi tajam pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 10,76 persen. Tekanan jual yang masif ini langsung direspons oleh pelaku pasar dengan aksi pelemahan lanjutan di berbagai sektor utama.
Dalam dinamika perdagangan tersebut, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net foreign sell hingga mencapai Rp2,92 triliun. Fenomena keluarnya dana asing secara besar-besaran ini menunjukkan adanya kekhawatiran yang meningkat di kalangan pelaku pasar global terhadap kondisi makroekonomi saat ini.
Sektor perbankan menjadi sasaran utama dari aksi pelepasan saham oleh para investor. Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BCA tercatat sebagai saham yang paling banyak dibuang oleh pelaku pasar pada sesi pertama, memimpin daftar tekanan jual di sektor finansial.
Bagi ekosistem aset digital dan kripto di Indonesia, tekanan signifikan pada pasar saham tradisional ini kerap memicu korelasi pergerakan sentimen risiko atau risk-off. Ketika likuiditas di pasar konvensional mengetat dan investor memilih mengamankan aset tunai, pasar kripto sering kali ikut terdampak oleh gelombang volatilitas yang serupa.
Ke depannya, kami melihat bahwa pergerakan lanjutan akan sangat bergantung pada pemulihan kepercayaan investor asing serta stabilitas pasar domestik. Pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kelanjutan tren negatif ini hingga ada sinyal pembalikan arah yang jelas dari aliran modal asing.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026 menempatkan BRI di peringkat ketiga

Pemerintah incar target dana Rp10 triliun dari lelang delapan seri SBSN

Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

Fundstrat menyarankan pembelian koreksi teknologi di tengah masalah CoreWeave

BPKH Siapkan Haramain Hospitality Fund, Tawarkan Imbal Hasil 8%
