Vitalik Buterin: AI dapat ancam kriptografi aset kripto dalam 2 tahun

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, baru-baru ini memberikan peringatan serius mengenai potensi dampak kemajuan kecerdasan buatan (AI) terhadap keamanan aset kripto. Dalam pernyataannya, Buterin menekankan bahwa kemajuan dalam matematika yang didorong oleh AI dapat merusak kriptografi kisi dalam waktu dua tahun ke depan. Hal ini dapat mengakibatkan risiko yang lebih besar bagi algoritma tanda tangan digital seperti ECDSA yang saat ini banyak digunakan dalam sistem blockchain.
Peringatan ini datang di tengah kemajuan pesat dalam teknologi AI yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memecahkan masalah kompleks. Dengan adanya potensi untuk meningkatkan kemampuan komputasi dan analisis data secara signifikan, AI dapat menjadi alat yang digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengeksploitasi kerentanan dalam sistem kripto. Latar belakang peringatan ini penting karena keamanan kripto bergantung pada kekuatan kriptografi, yang sekarang dapat berada dalam ancaman.
Dampak dari ancaman ini di pasar kripto bisa menjadi sangat signifikan. Apabila kriptografi yang mendasari aset kripto menjadi rentan, hal ini dapat menghancurkan kepercayaan investor dan pengguna terhadap teknologi blockchain. Penurunan kepercayaan ini dapat menyebabkan penurunan nilai aset kripto secara keseluruhan, memicu penjualan massal dan volatilitas pasar yang lebih besar. Investor dan pengembang mungkin mulai mencari alternatif yang lebih aman untuk menyimpan dan mentransfer nilai, yang dapat mengguncang ekosistem kripto yang sudah ada.
Ke depan, para pengembang dan peneliti di bidang kriptografi perlu mengambil langkah-langkah proaktif untuk menghadapi potensi ancaman yang ditimbulkan oleh AI. Ini termasuk eksplorasi dan pengembangan algoritma kriptografi baru yang lebih tahan terhadap serangan yang mungkin dilakukan oleh sistem AI. Selain itu, akan menjadi penting bagi komunitas kripto untuk terus memantau perkembangan teknologi AI dan dampaknya terhadap keamanan kripto agar dapat merespons dengan cepat dan efektif terhadap perubahan yang terjadi di pasar.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Adhi Karya jual 47,18% saham tol Jogja-Solo ke SMI seharga Rp1,77 triliun

Jim Cramer sebut target harga SpaceX $230 tanda analis tidak asal menebak

Investor asing jual bersih Rp871,36 miliar saat IHSG turun 0,75%

Mu'min Ali Gunawan mundur sebagai Presiden Komisaris PT Panin Sekuritas

Webull alami penurunan 19% setelah panel DPR kaitkan dengan Cina
