AngelHub adalah platform investasi angel dan equity crowdfunding berlisensi yang berkantor pusat di Hong Kong. Didirikan pada 2017, platform ini beroperasi di bawah lisensi Tipe 1 (Dealing in Securities) dan Tipe 4 (Advising on Securities) yang diterbitkan oleh Securities and Futures Commission (SFC) Hong Kong, menjadikannya salah satu platform angel terregulasi di kota tersebut. AngelHub menghubungkan investor angel terakreditasi dengan startup tahap awal di Asia Tenggara dan Greater China, mencakup sektor fintech, deep tech, aplikasi konsumer, hingga usaha berbasis blockchain.
Berbeda dengan dana ventura tradisional, AngelHub berfungsi sebagai platform co-investment: investor angel individu menyertakan modal bersama syndicate lead per deal, bukan ke dalam pooled blind vehicle. Struktur ini membuat angka AUM yang dipublikasikan tidak diungkapkan secara konvensional – total modal yang dideploy bergantung pada volume dan ukuran deal yang terlaksana di platform. Hingga pertengahan 2026, angka AUM agregat spesifik tidak tersedia dalam pengajuan publik maupun siaran pers.
Investasi Terkemuka
Portofolio kripto dan blockchain yang tercatat dari AngelHub tergolong terbatas, dengan tujuh investasi yang diketahui dan satu deal di mana platform atau lead terafiliasi mengambil posisi lead formal. Nama proyek spesifik di portofolio tersebut tidak diungkapkan secara menyeluruh dalam basis data publik. Portofolio non-kripto yang lebih luas mencakup startup tahap awal di Hong Kong dan kawasan regional di bidang infrastruktur fintech dan SaaS, tetapi pengungkapan di tingkat deal bergantung pada persetujuan pendiri dan tidak diterbitkan secara sistematis.
Informasi publik tentang perusahaan portofolio kripto individual yang dikaitkan dengan AngelHub sangat terbatas. Investor yang meneliti kepemilikan spesifik sebaiknya merujuk ke profil Crunchbase AngelHub atau riwayat deal platform di angelhub.io.
Tim
AngelHub didirikan bersama oleh Amanda Kwan yang menjabat sebagai CEO. Kwan sebelumnya bekerja di sektor jasa keuangan dan ekosistem startup di Hong Kong sebelum meluncurkan platform ini. Ia kerap menjadi pembicara di konferensi startup dan fintech regional. Di luar Kwan, informasi biografi lengkap mengenai managing partner atau anggota komite investasi lainnya tidak diungkapkan secara konsisten di sumber publik.
Aktivitas Terkini
Dalam periode 2024–2026, AngelHub terus memperluas aliran dealnya di Asia Tenggara, mengikuti tren lebih luas di mana Hong Kong memposisikan diri sebagai pusat aset digital terregulasi pasca kerangka perizinan SFC untuk virtual asset service providers (VASPs) yang diperkenalkan pada 2023. Jumlah deal terkait blockchain di platform ini tetap kecil dibanding keseluruhan portofolionya, mencerminkan fokus kripto yang selektif – bukan tematik.
AngelHub menempati ceruk khusus dalam ekosistem startup Hong Kong: titik masuk terregulasi yang dapat diakses oleh investor angel terakreditasi individual yang menginginkan eksposur per deal tanpa harus berkomitmen pada struktur dana. Jejak kriptonya – tujuh investasi tercatat – terbilang kecil dibanding dana Web3 khusus yang beroperasi di kota yang sama. Apakah platform ini akan memperdalam fokus tersebut kemungkinan bergantung pada perkembangan Hong Kong sebagai pusat kripto terregulasi. Investor yang mencari eksposur blockchain terkonsentrasi akan menemukan rekan yang lebih aktif di pasar; proposisi nilai AngelHub terletak pada kredibilitas regulasi dan akses ke aliran deal regional yang terkurasi di berbagai sektor.
